Minggu, 23 Desember 2012

Trick or Tips ;)

Niiiiittteeeeeeeee guys :D

Uuuuups, may be it's time to say, Morniiiiing guys :D
With all of our spirit in the morning, I'd like to share my new tips #ehem
first tips, I mean...
That's it...

CLOCK WIDGET 

yeeeeeaaaaaaaaaaaaayyyyyyyyyyy !!!!!!!!

So, this is the first time I share a tips in my blog, yeah just wondering, why I'm not sharing my new thing that I just know? So, I decide to start it from this.

Back to the point,
If you want to add a clock widget in your blog. Just go here
then:
1. choose the clock that you want. You can search from the categories at left side.
2. If you have decided, click that clock, then accept the following statement.
3. then customize your clock as your timezone.
4. OK, then you just copy the code

Go to your dashboard

5. Click add gadget, wherever you want to place it.
6. Choose edit HTML/Java
7. Paste the code
8. Click OK

Your clock has placed where to. Okay, just try ! :) 

Selasa, 18 Desember 2012

Refleksi Diri

Saluuuuuuuutttttt.....
Comment allez vous?

Hah, Refleksi Diri..
Entah kenapa gue buat judulnya Refleksi Diri. Kenapa ngga Terapi Hati #eh
Entahlah~

Sebenarnya, maksud dari post-an gue kali ini adalah untuk "mengembalikan" kontrol hati gue yang sempat hilang saat terbelenggu oleh pesona si Vi.. #eh apa deh -,-
 Iya, jadi setelah sekian lama gue memendam perasaan ini...*sebenarnya ngga terlalu lama juga sih, kurang lebih 1 bulan B| hehehehe
gue jadi berpikir, ngapain coba gue mikirin si Vi sampai sebegitunya?? memangnya si Vi pernah mikirin gue???? memangnya dia ngerasain apa yang gue rasain? kok gue sampai sebegitunya sama dia?? Toh, belum tentu dia tau perasaan gue ke dia. Terus kalo udah tau terus kenapa? 

Setelah merefleksi diri lagi, lama-lama gue serem sama diri gue sendiri. Kok gue sampai segitunya ya sama dia?? Kalo gue dihipnotis atau di "guna-guna"... That's so impossible. My self doesn't accept that!
Kayaknya kemarin cuma sorak sorai sesaat aja :/ kayaknya kemarin cuma kesenangan sesaat, yah... seperti biasa, MUNGKIN akan hilang dengan sendirinya. Karena gue sendiri ragu sama perasaan gue. Ini bukan mungkin bukan masalah --akan berbalas-- atau ngga *mungkin juga iya... but, the point is am I really love him or I just admired him? Let's talk to my deepy hearty---------------------------

--------------------I don't know-----------------------


-------------------I can't answer it now---------------




Aku
Termenung dalam lamunanku yang tinggi
Melihatnya lagi, menoleh, membuang mata
Berusaha menutupi rasa
Haruskah seperti ini? Harus selalu?
Apakah berbalas?
Terkadang terus bertanya, terkadang ragu
Mungkin tidak.
Salah.
Unreachable.
Hanya aku.
Tapi berharap, jauh ke depan
Malu.
Tidak seharusnya
Entah, salah apa aku ini?
Jikalau salah, lalu mengapa?
Mungkin memang salah, mungkin memang tidak
Tetapi mungkin iya
Entahlah....
Mungkin lelah menanggung ini
Tetapi
Hanya Tuhan, dia dan aku



Minggu, 18 November 2012

Gaza, don't be afraid ! Allah SWT with us

Save Gaza, Save Our Gaza, Stop Israel attack to Gaza and many more...

I don't know how many articles or writings talk about it or how many people discuss it. May be I'm too mainstream to write this. But, as a Muslim and  from deep heart i don't know how to show my empathy. I don't have anything to make a big change. If i could or if I had to stop this and make an acts for real to save them, i won't think much to do.

But, Gaza.. this is the only way what i can do for you and absolutely, pray to Allah SWT wish you get the best. Just Allah can help you :')

and this song remember me something:


Michael Heart
We Will Not Go Down lyrics



A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they're dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who's wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

and don't forget to fill this petition:

"Only Allah SWT can help them, but together we can make a change." WE WILL NOT GO DOWN !

Jumat, 08 Juni 2012

ALHAMDULILLAH, Puji Syukur kehadirat Allah SWT

Hallo.... to anyone :)

Alhamdulillah ya, setelah beberapa bulan vacum dari blog dan sempet lupa punya blog *parraaah #*(/?.><";[].{":"?=+.##@%&^*)-~..

Akhirnyaaa, punya kesempatan buat nge-blog lagi yaa... Alhamdulillah  

Alhamdulillah,

Sekarang gue udah berstatus sebagai mahasiswa.
Iya, Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT.. Mungkin Allah sudah merencanakan ini, guys... dan semoga menjadi rencana Allah SWT yang terbaik buat gue... Jadi begini ceritanya....

#jeng... jeng... jeng......

Alhamdulillah, guys
Gue merupakan salah satu peserta SNMPTN Undangan dari sekolah gue. Waktu itu gue milih 2 Universitas @ 2 Jurusan (karena memang ketentuannya begitu). Terus gue milih 1. SI-UI 2. Tekling-UI 3.Tek.Sipling-IPB 4. Ilkom-IPB (angka prioritas,guys..) Awalnya, gue berharap banget bisa diterima di SI-UI karena itu kampus kan termasuk favorit guys, dan gue berminat banget sama SI hehehehe... Gue pun terus berdoa sama Allah SWT semoga bisa diterima di SI-UI. A k a n t e t a p i, ngeliat biaya pendidikan disitu yang ngga tergolong murah, akhirnya gue mulai GALAU tuh *sebuah kata yang seharusnya ngga ada dalam kamus gue ! ckckckck
Akhirnya, gue mengubah doa gue ke Allah SWT menjadi diterima di mana aja, asalkan salah satu dari opsi Undangan di atas. *berharap kalo diterima di UI ya cari beasiswa, terus kalo diterima di IPB kan lumayan biayanya lebih murah :) ngga mau nge-bebanin orang tua...

#mencoba berlapang dada

Seiring berjalannya waktu, semakin dekat menuju pengumuman SNMPTN Undangan...

Setelah gue pikir-pikir, gue jadi semakin G A L A U
Mungkin ngga ya gue keterima di SNMPTN Undangan? Di salah satu opsi di atas?
G A L A U
Masalahnya, siap ngga gue kalo ngga keterima di salah satu opsi-opsi itu ?????? Apa gue mau bunuh diri kalo ngga keterima * L E B A Y *kata yang seharusnya juga ngga ada dalam kamus gue -_-
Terus nanti gimana? Harus apa? Ikut SNMPTN tulis? Siap???? *Pertanyaan-pertnayaan itu yang sering terlintas di benak gue. Masalahnya jugaa, nilai-nilai TO(baca: grade) gue aja belum ada yang mampu nembus ke jurusan itu. Nilai TO yang pernah gue dapetin paling gede itu 710. sekian... dan itu masih minus 1 di Tekling ! Coba! Gimana coba?? Coba? Coba gimana?? *loh..?

Nah, setelah dipikir-pikir lagi *mikir mulu -_-

Gue akhirnya ingat ayat yang ada di surat Al-Insyirah ayat 5-6 :
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (5) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (6

5) Sebab sesungguhnya bersama kesulitan ITU ada kemudahan = because surely with THE difficulty there is relief
6) Sesungguhnya bersama kesulitan ITU ada kemudahan = surely with THE difficulty there is relief


Subhanallah,
Setelah mengingat ayat tsb gue berdoa, begini kira-kira :
"Ya Allah, hamba sebagai manusia biasa, hamba tidak berdaya, Engkau-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu, Engkau-lah Yang Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk makhluk-Mu. Maka berikanlah YANG TERBAIK untuk hamba, keluarga hamba dan orang-orang yang hamba sayangi dan berikanlah hamba kemudahan untuk menggapainya." Amiin


Dan akhirnya, pada tanggal 26 Juni, semoga ini jawaban atas doa gue dari Allah SWT, gue diterima menjadi mahasiswa di Universitas Indonesia jurusan Sistem Informasi. Yah, semoga ini memang YANG TERBAIK untuk gue dan keluarga gue Alhamdulillahirrobbil'alamin



Pesan untuk yang lain, jangan lupa selalu berdoa, berusaha dan yang ngga kalah penting TAWAKAL sama Allah SWT. Bukan maksud menggurui atau sebagainya*karena gue ngga ada apa-apanya , cuma ini sebagai sharing pengalaman aja guys, semoga bisa menjadi inspirasi semua. Sukses SNMPTN dan ujian mandiri lainnya. Sukses guys !







Jumat, 16 Desember 2011

Review Books 1

Whoaaaaa.....

See me again all!!!

Sekarang, gue mo review a book (a novel exactly..) This is it!!

"SUNSHINE BECOMES YOU" by Ilana Tan.

Review sedikit, Ilana Tan juga pernah buat novel-novel sebelumnya, seperti Summer in Seoul, Autumn in Paris, Winter in Tokyo, Spring in London etc.
Jujur ya,
dulu waktu gue baca Autumn in Paris, gue langsung fall in love deh ama tuh novel, terus...
berhubung gue suka banget, gue cari  lah tuh buku yang ternyata ada tetralogi nya. wkwkwkwk................

Pokoknya, baca dulu lo pasti baru percaya!
Weits, ini bukan promosi lho! tapi murni dari fans sejati wkwkwkwk...

Taaappiiiiiii.............
untuk yang Sunshine saat ini belum publish, dan gue juga lagi nabung buat beli tuh novel! Ok, see ya!
Semangat baca Novel!

SPECIAL FOR REVIEW

Metropop

Sunshine Becomes You

Oleh Ilana Tan SINOPSIS
“Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kaupercayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku.”

Ini adalah salah satu kisah yang terjadi di bawah langit kota New York…
Ini kisah tentang harapan yang muncul di tengah keputusasaan…
Tentang impian yang bertahan di antara keraguan…
Dan tentang cinta yang memberikan alasan untuk bertahan hidup.

Awalnya Alex Hirano lebih memilih jauh-jauh dari gadis itu—malaikat kegelapannya yang sudah membuatnya cacat.
Kemudian Mia Clark tertawa dan Alex bertanya-tanya bagaimana ia dulu bisa berpikir gadis yang memiliki tawa secerah matahari itu adalah malaikat kegelapannya.

Awalnya mata hitam yang menatapnya dengan tajam dan dingin itu membuat Mia gemetar ketakutan dan berharap bumi menelannya detik itu juga.
Kemudian Alex Hirano tersenyum dan jantung Mia yang malang melonjak dan berdebar begitu keras sampai Mia takut Alex bisa mendengarnya.



DETAIL
JudulSunshine Becomes You
SeriMetroPop
ISBN / EAN9789792278132 / 9789792278132
AuthorIlana Tan
PublisherGramedia Pustaka Utama (GPU)
Publish02 Februari 2012
Pages400
Weight250 gram
Dimension (mm)14 x 200
Tag Fiksi,



# Emang Kak Ilana Tan suka banget deh mengikutsertakan 'atmosfer' luar negeri di setiap novelnya :D


 CHECK IT OUT ALL



Jumat, 09 Desember 2011

Je me present!

Haiiiiiii,


Setelah vacum beberapa waktu dari blog ini ! #alah

Hahaha, terinspirasi dari blog-nya saudara temen (maksudnya, temen saya punya saudara) yang katanya kuliah di DKV Binus ~wah alhasil, saya juga jadi pengen nge-blog. Udah gitu, sempet dapet motivasi dari ramalan kalo katanya saya sebenarnya jago nulis. hehehehe #plakk
Berbekal blog bikinan waktu kelas 10 ( 1 SMA, waktu itu karena ada tugas bikin blog..) sekarang mo ngelanjutin soalnya males bikin yang baru ! hahahaha

Ok, to the point aja, anyway, di sini saya bakal nge-share movies, books, links, videos, words etc. yang menurut saya baguslah. Ok, enjoy it guys!



Kamis, 19 Agustus 2010

Save Our Soul

FROM RAMADHAN WITH LOVE





Dalam kesempatan Bulan Ramadhan ini, saya menyampaikan harapan pada segenap kaum Muslimin di seluruh penjuru dunia, sebuah harapan yang tulus semoga Bulan Suci ini membawa kebaikan tak terhingga terutama kedamaian bagi para penganutnya. Begitu banyak kaum Muslimin, di Palestina, Chechnya, Kashmir, Turkestan Timur, Indonesia, dan negara-negara lain memasuki bulan ini dalam suasana kekerasan, konflik, dan perang. Keinginan satu-satunya dari orang-orang tak berdosa yang terjebak dalam kemiskinan, kelaparan dan wabah penyakit adalah dapat hidup di bawah naungan agama mereka, dalam atmosphere kedamaian dan stabilitas serta hidup dalam suasana aman tanpa gangguan.

Agar segala permasalahan yang muncul tersebut berakhir, segenap kaum Muslimin harus bersatu padu, melakukan usaha serius untuk menjadikan nilai-nilai Alquran tersampaikan dan membumi, dan bekerja sama membantu sedapat mungkin kaum Muslimin yang membutuhkan pertolongan. Bulan Ramadhan amatlah penting terutama ketika kerjasama dan saling bantu dikedepankan. Yang paling penting di sini adalah jangan berpikir bantuan seperti apa yang sebaiknya saya berikan? Akan tetapi bekerjalah dengan setulus hati. Yang tak boleh dilupakan adalah, bahwa Allah Tuhan Semesta Alam, yang akan menentukan keberhasilan segala upaya ini dan menerima doa orang-orang beriman yang setia kepada-Nya. 

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang berlimpah pahala, seperti digambarkan dalam Alquran yang diturunkan sebagai pedoman bagi seluruh umat manusia, di dalamnya juga terdapat malam yang memiliki nilai lebih baik dari pada seribu bulan, Lailatul Qadr (QS. Al Qadar:3). Selama Bulan Ramadhan, seluruh umat Muslimin di dunia menjalankan perintah puasa, sebagai wujud rasa syukur kepada Allah, atas segala rahmat yang telah diberikan-Nya pada mereka. 

Dalam Surat Al-Baqarah, Allah menyatakan perihal Bulan Ramadhan sebagai berikut:
Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajib baginya berpusa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (QS. Al Baqarah [2]: 185)
Menunaikan kewajiban berpuasa untuk mencapai ridha Allah adalah suatu bukti keimanan yang kuat, kesucian jiwa, keikhlashan hati, dan rasa takut kepada Allah. Puasa adalah suatu bentuk penyembahan khusus antara hamba dan Allah sebagai Tuhannya, karena hanya Allah yang mengetahui 'azam/niat seseorang, keikhlashan, kemurnian dan perhatiannya atas amalan yang halal dan yang haram, termasuk ketika seseorang menunaikan kewajiban ini. Tak seorangpun mengetahui apakah seseorang berpuasa untuk memberi kesan kepada orang-orang sekitarnya ataukah untuk maksud lain di luar tujuan suci yang utama. Orang yang berpuasa diberi imbalan sebagai amalan sesuai dengan apa yang ada dalam pandangan Allah.
Rasulullah memberi berita yang menggembirakan kepada umatnya dalam sebuah hadits: Sungguh! kebahagiaanlah bagi orang-orang yang melalui bulan (Ramadhan) ini dengan berpuasa, beribadah, dan melakukan amal kebaikan (amal sholeh)! 

Allah menyampaikan kewajiban berpuasa ini dalam Alquran Surat Al Baqarah:
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. Al Baqarah [2]: 183)

Sebagaimana dinyatakan dalam ayat di atas, salah satu alasan mengapa puasa diwajibkan adalah agar manusia bertakwa dan mampu menahan hawa nafsunya. Satu-satunya cara untuk melakukannya adalah percaya (beriman) kepada Allah dengan hati tulus, mematuhi segala perintahnya dan menjauhi godaan hawa nafsunya. Dengan demikian, moralitas seseorang akan tumbuh baik seiring dengan waktu, keimanannya semakin mendalam, dan ketakutannya pada Allah makin kokoh.

Akan tetapi, satu hal penting bahwa keimanan yang suci, do'a yang tulus, dzikir pada Allah dan keinginan untuk mengekang hawa nafsu seharusnya tidak surut dengan berakhirnya bulan puasa. Seseorang dengan keimanan yang teguh memancarkan moralitas/semangat Ramadhan bahkan setiap saat dalam hidupnya. Allah telah membuat kewajiban berpuasa hanya pada saat tertentu, dan memerintahkan manusia untuk menjauhi hal yang terlarang/salah. Manusia harus menjauhi hal-hal terlarang sepanjang hidupnya, mendengarkan suara hati nurani, berusaha mendapatkan keridhaan Allah dan kembali hanya kepada-Nya. Inilah moralitas yang disenangi oleh Allah. Melakukan hal-hal yang berlawanan dengan ibadah, doa dan dzikir pada Allah selama Bulan Ramadhan, dan menjauhi kebenaran yang tercantum dalam Alquran, sesaat setelah Bulan Suci ini berlalu, merupakan perbuatan yang dimurkai Allah. Hal ini dikarenakan pada Hari Pengadilan setiap orang akan diminta untuk menghitung seluruh amal perbuatannya, besar atau kecil, dan akan diganjar dengan ganjaran yang setimpal. Barang siapa bertakwa dan mendengarkan hati nuraninya akan selamat, dan barang siapa menolak dan membantah Allah akan mendapatkan adzab yang tiada akan pernah berakhir di neraka.






 by: Siti Nurvianingrum